Ulasan Film: The Matrix Resurrections (2021)

0
Sumber: IMDB

THE MATRIX : RESURRECTIONS

Directed By : Lana Wachowski

The Matrix : Resurrections merupakan direct sequel langsung dari film Trilogy The Matrix sebelumnya.

Kembali dipercayakan untuk melanjutkan project The Matrix, Lana Wachowski menggandeng David Mitchell beserta Aleksandar Hemon untuk menulis naskah film terbaru dari The Matrix.

Dunia yang ter-upgrade menjadi kreasi dari ketiga penulis, menghadirkan imajinasi yang melebihi dunia The Matrix fase lampau.

Plot cerita yang mengulang kembali The Matrix pertama hanya ditambahkan beberapa sentuhan baru yang mengikuti perkembangan teknologi.

Tidak terpukau dengan keseluruhan cerita, terasa flat bahkan terkesan pun tidak.

The Matrix : Resurrections hanyalah ajang nostalgia kembali dari trilogy-nya. Banyak adegan-adegan yang di-tease untuk mengaktifkan kembali rasa seperti menonton The Matrix untuk pertama kalinya.

Awalan film cukup membingungkan, mengingat Lana mencoba menyusun kembali dunia yang cukup lama vakum dimata audience.

Slow pace menghiasi perkenalan The Matrix terbaru ini. Selama fase ini, Lana selalu menyelipkan keping-keping dari film-film sebelumnya untuk mengingatkan audience ini bukan dunia baru, melainkan dunia yang mengalami peningkatan.

Baca Juga:  Film Hollywood Keren yang Tayang di Bulan Januari 2020

Yang paling menarik adalah perusahaan yang menjadi tempat kerja Thomas Anderson a.k.a Neo tenyata…. Ahh sudahlah, silakan menonton untuk mengetahuinya.

Bahkan masuk pertengahan, alur cerita sudah ketebak akan berakhir seperti apa. Ya, kekurangan ini memang pantas terjadi, mengingat tidak ada yang baru yang ditawarkan oleh Lana Wachowski.

Mengambil resep lama, lalu ditambahkan sedikit bumbu penyedap, begitulah rasa yang dapat disimpulkan setelah menonton.

Konflik yang belum bisa menaikkan adrenalin, karena pada dasarnya tensi yang tercipta hanya datar-datar saja.

Untuk sekuens action, Lana Wachowski tetap berpegang teguh pada style The Matrix selama ini. Visualisasi yang ciamik pantas disematkan pada film ini, walau ada satu adegan yang visual effect-nya masih mentah.

The Matrix : Resurrections memang mengundang kenangan lama, tapi adegan tiap adegan tidak akan tersimpan sebagai hal yang memorable.

Kembali mengulang peran lama Keanu Reeves cukup kaku membawa kembali karakter Neo pada audience, Carrie Anne Moss pun tidak jauh berbeda.

Apakah faktor sudah terlalu lama tidak memerankan karakter yang sama sehingga menimbulkan efek kekakuan terhadap gimmick serta ekspresi ?

Baca Juga:  Film Hollywood Keren yang Tayang di Bulan Agustus 2019

Yang jelas keduanya belum bisa mengangkat lagi film ini. Para aktor/aktris yang baru bergabung juga tampil biasa-biasa aja. . . .

Well, The Matrix : Resurrection hanya menjual kembali memori-memori lampau dari Trilogy The Matrix.

Sumber: IMDB

Rating IMDB: 5,8/10 (per 26 Desember 2021)

Goroho.ID adalah media literasi nirlaba yang berbasis di Manado, Sulawesi Utara, yang menyediakan platform untuk menulis. Kami menyajikan artikel yang ringan, menarik, dan informatif. Selengkapnya tentang kami bisa dibaca di sini

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.