[Ulasan Film] Spider-Man: No Way Home (2021)

0
Sumber Gambar: IMDB

Spider-Man: No Way Home tayang di saat yang cukup tepat di pengujung tahun 2021, waktu orang-orang sudah bosan di rumah terus karena lockdown selama pandemi; dan waktu kebanyakan negara Asia (yang populasinya tinggi) sudah memperbolehkan nonton di bioskop dengan cukup bebas.

Tidak heran film ini banyak diprediksi akan melambung di box office dan memecahkan rekor.

Berdasarkan excitement yang dibangun di trailer-nya saja, bahkan sudah ada ‘suara-suara’ bahwa film ini akan menjadi salah satu film terbaik Marvel Cinematic Universe (MCU).

Seperti bisa dilihat di trailer, film ini antara lain bercerita tentang Peter Parker (Spiderman) yang meminta tolong Dr Strange sang penyihir untuk menghapus ingatan orang-orang bahwa ia adalah Spiderman.

Identitas rahasia Peter Parker sebagai Spiderman terbongkar di akhir film sebelumnya (Spider-Man: Far From Home), dan sepertinya hal ini membawa masalah bagi orang-orang di sekitarnya.

Malangnya, di tengah rapalan mantra untuk menghapus ingatan, Peter Parker mengganggu konsentrasi Dr Strange dan menyebabkan suatu kekacauan, yang lalu membuat musuh-musuh Spiderman dari universe lain berdatangan, yaitu Dr Octopus, Green Goblin, dan Sandman dari film Spider-Man 1-3 (2002-2007), serta Electro dari film The Amazing Spider-Man 2 (2014).

Dr Strange meminta Peter Parker dan kedua temannya, MJ dan Ned, untuk membereskan persoalan ini.

Secara umum, formula film ini mirip dengan kedua pendahulunya (Homecoming dan Far From Home), dalam artian sekitar setengah (atau lebih) film ini dibangun dari aksi, interaksi, chemistry dan permutasi antara Peter Parker yang kikuk, MJ yang sinis, dan Ned yang lugu; termasuk situasi ketegangan dan kelucuan-kelucuan yang muncul.

Baca Juga:  Trailer The Curse of La Llorona, Hantu Wanita Amerika Latin

Adegan-adegan lucunya cukup membuat senyum, bukan tertawa terbahak-bahak. I have to say this formula still works and it’s something we can still eagerly look forward to (if you like it).

Dalam film Spider-man di MCU, mulai dari seri pertama sampai yang ketiga ini, terlihat bahwa ceritanya mencoba menunjukkan berkembangnya masalah yang dihadapi oleh Peter Parker dan Spider-man.

Misalnya di awal-awal, musuh-musuh yang dihadapi kurang major atau kurang ‘penjahat utama’ (karena misalnya, beroperasi dengan alat-alat curian dari Stark Industries).

Seiring berkembangnya masalah jadi lebih serius/berat, bermunculannya penjahat yang lebih major dan lebih kuat, maka ditunjukkan juga perlunya perkembangan karakter dari Peter Parker, dan bahwa hal-hal yang dia lakukan, what he is capable and incapable of, bisa lebih membawa konsekuensi bagi dirinya sendiri dan orang-orang terdekatnya.

Kalau mau diukur-ukur seberapa ‘berat’, mungkin film pertama 10% berat, film kedua 20-30% berat, dan film ketiga ini 40-50% berat.

Ada beberapa hal yang saya pribadi kurang sreg dengan film ini.

Pertama, multiverse sebagai ide besar film ini, menurut saya bisa membuat perkembangan cerita agak hilang arah. Maksudnya kalau apa-apa dibuat multiverse, nantinya satu event di suatu film bisa tidak ada artinya lagi (misalnya ada penjahat yang mati), karena nanti tinggal datang lagi versi lain dari universe lain.

Baca Juga:  Mile 22, Antara Bourne dan The Raid

Kemudian juga ada beberapa hal yang questionable, misalnya apakah sihir berdampak hanya pada manusia atau juga pada teknologi, dan apakah multiverse itu termasuk universe kita sendiri atau tidak (tidak dijabarkan lebih lanjut supaya tidak spoil).

Terlepas dari itu, menurut saya, Spider-Man: No Way Home adalah salah satu film MCU paling niat dan paling worth-watching.

Yang perlu diacungi jempol adalah pihak Marvel Studio, karena sangat niat untuk mewujudkan ‘datangnya penjahat dari universe lain’ yang literally terwujud dengan mendatangkan karakter dari luar MCU (yaitu dari film Spider-man dari tahun 2002-2014), yang license-nya tentu rumit dan tidak mudah untuk diurus, karena itu milik pihak lain.

Yang jelas kita harus cepat nonton kalau tidak mau kena spoiler..

PS: Yang saya bingung itu nanti Spiderman MCU apa nggak kehabisan musuh ya? Karena musuhnya yang major sudah banyak sekali yang muncul.

Sumber: IMDB

Rating IMDB: 8,8/10 (per 5 Januari 2022)

Goroho.ID adalah media literasi nirlaba yang berbasis di Manado, Sulawesi Utara, yang menyediakan platform untuk menulis. Kami menyajikan artikel yang ringan, menarik, dan informatif. Selengkapnya tentang kami bisa dibaca di sini

Pencinta Film dan Traveller

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.