Fantasy Island, Petualangan Indah Berujung Mimpi Buruk

0
Fantasy Island
Sumber: IMDB

Rumah produksi Blumhouse yang terkenal dengan film-film horornya, seperti Paranormal Activity, Insidious, The Purge, dll., kembali merilis film bergenre sejenis, tapi kali ini dikemas lebih menarik dengan bumbu fantasi petualangan dan sedikit komedi berjudul Fantasy Island.

Film berjudul lengkap Blumhouse’s Fantasy Island sejatinya merupakan adaptasi dari serial TV populer yang tayang pada 1977-1984.

Bercerita tentang sekelompok orang yang diundang ke sebuah pulau tropis nan eksotis oleh Mr. Roarke, yang diperankan oleh Michael Pena (Ant-Man, Dora and the Lost City of Gold), sang pemilik pulau, untuk mewujudkan fantasi mereka.

Melanie (Lucy Hale), seorang gadis liberal dengan masa lalu penuh perundungan, memiliki fantasi balas dendam pada para seniornya di SMU.

Gwen (Maggie Q), seorang wanita yang tertutup, memiliki keinginan untuk memiliki keluarga bersama pacar masa lalunya.

Patrick (Austin Stowell) yang merupakan seorang mantan polisi ingin memenuhi cita-cita lamanya menjadi seorang tentara.

JD (Ryan Hansen) memiliki fantasi hura-hura dan pesta liar. Sedangkan Brax (Jimmy O. Yang) hanya ikut-ikutan dalam fantasi JD, yang merupakan saudaranya.

Baca Juga:  The Lion King, Film Nostalgia dengan Visualisasi Sempurna

Pulau fantasi ini pada awalnya memenuhi keinginan mereka satu per satu, bahkan dengan cara yang aneh: menawarkan realita yang di luar akal sehat seperti dalam fantasi Gwen yang dan Patrick.

Film yang pada awalnya terkesan seperti film-film survival pada umumnya, berubah menjadi horor supranatural di separuh akhir film.

Sutradara film ini, Jeff Wadlow, yang juga merangkap sebagai penulis cerita, sebelumnya pernah menggarap film horor populer lainnya berjudul Truth or Dare (2018)

Jeff tetap setia menyajikan beberapa jumpscare, tapi masih dalam porsi yang pas. Namun, yang menjadi hiburan utama film bergenre seperti ini tentu saja adalah plot twist-nya.

Akhir dalam film ini, walaupun sedikit aneh, tapi bisa membuat penonton keluar dari bioskop dengan sedikit tersenyum.

Michael Pena dan Maggie Q berhasil membawakan peran mereka masing-masing, yang memang mendapat porsi lebih banyak dari artis lainnya, dengan sangat baik.

Dua karakter yang diharapkan bisa memecah suasana tegang dengan komedi, JD dan Brax, tidak terlalu berhasil melakukannya dengan baik. Penonton lebih penasaran dengan konsep cerita yang penuh tanda tanya dibandingkan tertawa dengan candaan mereka.

Baca Juga:  Avengers: Endgame, I Love U 3000

Menggabungkan genre petualangan, fantasi, komedi, dan horor dalam satu film dengan kualitas prima, benar-benar menjadikan film ini sangat menarik dan unik. Tontonan yang jarang didapatkan.

Alhasil, film yang mengambil lokasi di Kepulauan Fiji yang eksotis, yang tayang tepat pada 14 Februari 2020 di Amerika, bisa menjadi tontonan yang cocok di momen Valentine ini.

Skor pribadi: 7/10

  • Rating: 17+ di Indonesia
  • Genre: Komedi, Fiksi Ilmiah & Fantasi, Horor
  • Sutradara: Jeff Wadlow
  • Penulis Cerita : Christopher RoachJillian Jacobs
  • Tayang: 12 Februari di Indonesia
  • Durasi: 110 menit
  • Studio: Columbia Pictures

Goroho.ID adalah media literasi nirlaba yang berbasis di Manado, Sulawesi Utara, yang menyediakan platform untuk menulis. Kami menyajikan artikel yang ringan, menarik, dan informatif. Selengkapnya tentang kami bisa dibaca di sini

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.