Tips Merawat Waruga, “Rumah Jiwa” Leluhur Orang Minahasa

0
Sumber: Facebook/Tuama Linekepan

Waruga merupakan tempat jasad nenek moyang orang Minahasa (salah satu etnis di Sulawesi Utara) dan lebih dikenal sebagai “rumah jiwa” yang merupakan sisa-sisa peradaban zaman megalitikum (zaman batu besar).

Keindahan relief pada penutup waruga menandakan bahwa pada zaman dahulu nenek moyang orang Minahasa telah mengenal dan memiliki seni yang tinggi.

Cara mudah dan sederhana untuk membebaskan lumut yang tumbuh pada waruga, yaitu dengan cara menyikat secara hati-hati (jangan pakai sikat kawat) serta dibilas dengan air.

Bebaskan pohon-pohon rindang yang menaungi sehingga waruga bisa terpapar sinar matahari langsung. Dengan terpapar sinar matahari akan menghambat pertumbuhan lumut serta batu domato yang kering akan menjadi lebih keras.

Pertumbuhan lumut pada waruga akan mengurai batu domato yang menyebabkan kehancuran waruga.

Gambar waruga di artikel ini merupakan salah satu waruga yang terletak di kompleks waruga Minawanua Linekepan, Tounsea Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Salam budaya dan keminaesaan
Pakatuan wo pakalawiden

Artikel naik tayang seizin dari Tuama Linekepan

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.