Rafli Mursalim, Penyerang Jebolan Liga Santri

0
Redaksi

Sulut United, melalui laman media sosialnya, mengumumkan rekrutan teranyarnya, Rafli Mursalim, pada Kamis (12/3/2020). Rafli dipinjam dari tim ibu kota peserta Liga 1, Persija.

Siapakah Rafli Mursalim?

Jebolan Liga Santri Nusantara

Pemain bernama lengkap Muhammad Rafli Mursalim ini sebenarnya merupakan nama yang tidak asing bagi para pencinta sepak bola tanah air.

Penyerang berusia 22 tahun ini merupakan jebolan Liga Santri Nusantara (LSN) 2016 yang digagas oleh Kemenpora dan berhasil menjadi pencetak gol terbanyak di kompetisi tersebut bersama tim Pondok Pesantren Al Asy’ Ariyah.

Bakatnya “dicium” oleh Indra Sjafri pada tahun 2017 yang saat itu menjabat sebagai pelatih timnas U-19 sewaktu Rafli menjadi wakil dari SSB Villa 2000. Rafli lolos seleksi dan diikutkan ke kompetisi AFF U-19 2017 di Myanmar.

Di kompetisi inilah namanya mulai dikenal publik tanah air berkat penampilan yang ciamik. Total 6 gol berhasil dicetak oleh penggemar Luis Suarez ini, dan yang paling diingat tentu saja hattrick-nya ke gawang Brunei.

Dilansir dari Liputan 6, selain menjadi tulang punggung di timnas U-19, Rafli juga pernah terpilih sebagai pemain untuk Nike Most Wanted 2016, sebuah ajang yang pernah diikuti oleh Evan Dimas.

Hampir Menjadi TNI

Dengan predikat calon pemain masa depan Indonesia, selepas kompetisi AFF U-19 berakhir, dirinya menjadi buruan beberapa tim Liga 1.

Baca Juga:  Busari Buka Asa Sulut United Lolos ke Babak 8 Besar

Rafli bahkan hampir menjadi anggota TNI ketika hampir selangkah lagi sepakat bergabung bersama PS TNI (sekarang PS Tira Persikabo), tapi di saat-saat akhir persiapan menuju Liga 1 2018, pemilik nomor 9 di timnas U-19 ini mengurungkan niatnya.

Fans Manchester United ini kemudian terbang ke Kalimantan untuk mengikuti trial bersama Mitra Kukar dan akhirnya menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama tim asal Tenggarong tersebut.

Debut profesional Rafli Mursalim terjadi pada laga Mitra Kukar menghadapi Bali United pada 11 Mei 2018.

Kenyataan Pahit di Awal Karir Profesional

Bersama beberapa pemain ternama seperti Ahmad Bustomi, Atep, dan Arif Suyono, Rafli mengarungi Liga 1 2018 dengan hasil mengecewakan, yakni terdegradasi ke Liga 2 untuk musim berikutnya.

Kenyataan pahit ini harus diterima setelah tim berjuluk Naga Mekes ini hanya bertengger di posisi ketiga terbawah klasemen. Di kompetisi Liga 2 2019, Rafli masih menjadi bagian dari Mitra Kukar.

Gabung Persija dan Dipinjamkan ke Sulut United

Secara keseluruhan, pemain bertinggi 176 cm ini gagal mengeluarkan kemampuan terbaiknya bersama Mitra Kukar setelah hanya mampu mencetak 3 gol dari 21 penampilan.

Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus, yang sudah mengagumi Rafli sejak tahun 2017, langsung mengikatnya dengan kontrak berdurasi tiga tahun pada Januari 2020.

“Rafli adalah pemain Persija. Dia akan memperkaya pilihan pemain muda kami,” ujar pria berdarah Manado ini pada Kamis (2/1/2020) lalu ke awak pers.

Baca Juga:  Solusi Tepat Sulut United Dalam Diri Dirga Lasut

Namun, sebelum pekan 3 Liga 1 2020 dimulai, Ferry memilih untuk meminjamkan Rafli ke tim yang bermarkas di Manado, Sulut United.

“Rafli Mursalim resmi kami pinjamkan ke Sulut United. Kami menilai opsi ini yang terbaik bagi Persija dan Rafli,” ujar Ferry seperti dikutip dari BolaSport pada Kamis (12/3/2020).

Bersama Sulut United

Mengarungi musim 2020, Sulut United termasuk tim yang paling siap dibandingkan tim-tim Liga 2 lainnya.

Tim yang diasuh oleh Ricky Nelson ini bahkan sudah memiliki skuat lengkap sejak Januari lalu dan sudah beruji tanding dengan dua tim Liga 1, yakni Persipura dan Borneo FC.

Di daftar penyerang, tim berjuluk Gorango Utara ini sudah memiliki beberapa nama yang cukup mumpuni, yakni I Made Wirahadi, Eksel Runtukahu, dan Danny Namangge.

Butuh usaha dan kerja keras bagi Rafli untuk bisa merebut posisi inti di tim barunya. Namun kehadirannya akan memberi banyak opsi bagi Nelson, terutama karena kelebihannya di bola-bola atas dan kecepatan larinya.

Selamat bergabung di Sulut United, Rafli!

Goroho.ID adalah media literasi nirlaba yang berbasis di Manado, Sulawesi Utara, yang menyediakan platform untuk menulis. Kami menyajikan artikel yang ringan, menarik, dan informatif. Selengkapnya tentang kami bisa dibaca di sini

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.