Kemenangan Penting Sulut United atas PSIM Yogyakarta

0

“Setiap pertandingan adalah final. Kami akan menampilkan kemampuan terbaik.”

Kalimat di atas dilontarkan oleh pelatih kepala Sulut United, Ricky Nelson, kepada awak media sehari menjelang pertandingan krusial melawan tuan rumah PSIM Yogyakarta.

Bukan tanpa alasan memang mengingat Gorango Utara sangat membutuhkan poin demi bertahan di Liga 2. Dengan menyisakan tiga pertandingan lagi, di mana dua di antaranya merupakan partai tandang, target bertahan di Liga 2 akan menjadi perjuangan yang tidak mudah.

Posisi tim yang bercokol di urutan kesembilan sangat rawan dengan jurang degradasi dan secara matematis masih bisa dilewati dua tim asal Jawa Timur di bawahnya, yakni Persatu Tuban (sepuluh) dan Madura FC (sebelas).

Di putaran pertama yang dilangsungkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali (kandang alternatif), Sulut United yang bertindak sebagai tuan rumah dikandaskan Cristian Gonzales dkk dengan skor 1-2.

Jalannya Pertandingan

Berlangsung di Stadion Mandala Krida pada Jumat (04/10) sore, tim asuhan Aji Santoso langsung bermain menekan sejak awal pertandingan.

Beberapa kali pemain depan tuan rumah sempat berhadapan satu lawan satu dengan kiper Fery Bagus Kurniawan. Namun, selalu gagal mencetak gol. Babak pertama berakhir dengan skor imbang tanpa gol.

Di babak kedua, permainan dimulai dengan tempo sedang. Pelatih Aji Santoso memasukkan pemain gaek, Cristian Gonzales, untuk menambah daya gedor.

Pelatih Sulut United merespons hal ini dengan memasukkan seorang bek (Rizky Syawaludin) menggantikan salah satu pemain depan (Doly Gultom) untuk menambah jumlah pemain di sepertiga lapangan sendiri.

Malapetaka bagi Laskar Mataram datang di menit ke-58 ketika mantan pemain PSIM yang baru bergabung dengan Sulut United di putaran kedua, Rudiyana, berhasil memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri dengan tendangan menyilang yang tak dapat dijangkau kiper tuan rumah, Ivan Febrianto. Tim tamu unggul 0-1.

Baca Juga:  Barcelona vs Inter Milan, Kembalinya Mauro Icardi ke Rumahnya

Ade Suhendra dkk. tidak tinggal diam. Serangan demi serangan dilancarkan secara frontal ke pertahanan lawan. Namun, selalu digagalkan oleh para bek tim tamu yang digalang oleh Haris Hardiansyah dan Yudi Khoerudin.

Tim Gorango Utara di menit-menit akhir bermain dengan skema enam bek demi menjaga kemenangan yang sudah di depan mata.

Di menit ke-92, serangan balik cepat tim tamu dari sebelah kanan pertahanan PSIM berhasil diselesaikan dengan sangat baik oleh Zulfikar Ali Mustaqim Ohorella yang mengubah skor menjadi 0-2.

Tak lama berselang, wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir dengan kemenangan bagi Sulut United sekaligus menjadi kemenangan tandang pertama mereka untuk musim kompetisi ini.

Posisi di Klasemen

Dengan kekalahan ini, posisi PSIM Yogyakarta melorot ke posisi enam dilewati Persiba Balikpapan yang menang selisih gol. Peluang melaju ke babak delapan besar masih sangat terbuka.

Sulut United sendiri masih tertahan di posisi kesembilan. Namun, mereka berhasil memperlebar jarak dengan dua tim di bawahnya, yakni Persatu Tuban dan Madura FC dengan selisih enam poin.

Sumber: detikmanado

Dengan menyisakan dua pertandingan lagi, yakni menghadapi Persik Kediri (tandang) dan Persewar Waropen (kandang), peluang tim Celebes satu-satunya di Liga 2 ini untuk bertahan di Liga 2 semakin besar.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.