Kebijakan Konten

Redaksi Goroho memiliki kebijakan sebagai berikut:

  1. Redaksi akan menolak tulisan yang isinya kurang dari 200 kata.
  2. Redaksi akan menolak tulisan yang terindikasi menjiplak atau menyontek atau menyalin-tempel (copypaste) sebagian atau seluruh konten milik orang atau pihak lain tanpa maksud menciptakan konten baru yang dapat dianggap sebagai tulisan karyanya sendiri. Menyertakan kutipan dari sumber lain dibolehkan, sepanjang tidak lebih dari 25 persen dari total isi artikel.
  3. Redaksi tidak menerima aksi plagiarisme dalam bentuk dan untuk alasan apapun, termasuk menggunakan dan/atau mengutip sebagian atau seluruh karya tulis, gagasan, opini milik orang lain serta hal-hal lain yang serupa, seolah-olah itu miliknya, tanpa dengan jelas dan tegas menyebutkan sumber data dan informasinya secara tepat dan memadai.
  4. Redaksi akan menolak tulisan yang memperdebatkan dan/atau mempertentangkan ajaran agama tertentu, meliputi keyakinan dan ritual keagamaan.
  5. Redaksi akan menolak tulisan yang bertautan dengan topik politik dan kriminalitas.
  6. Redaksi akan menolak tulisan yang isinya menyerang, menghina, dan atau menjatuhkan karakter, pribadi, lembaga, atau instansi dengan cara dan tujuan apapun.
  7. Penulis sepenuhnya bertanggung jawab atas segala resiko yang muncul di kemudian hari terkait dengan informasi yang dibuatnya, termasuk pada hal-hal yang berkaitan dengan hak cipta karya orang lain.

Pertanyaan seputar kebijakan ini bisa dikirimkan melalui surel ke alamat: redaksi@goroho.id.

Salam,

Redaksi

(Terima kasih kepada Qureta, Mojok, dan Kompasiana yang menjadi panduan dan inspirasi bagi redaksi pemula seperti kami)