I Made Wirahadi, Sang Musafir yang Berlabuh di Sulut United

0
Sumber; Bolasport

Menyusul dipulangkannya penyerang asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Daud Banoet, oleh manajemen Sulut United karena alasan kesehatan, memaksa pelatih Ricky Nelson putar otak untuk mencari pengganti yang sepadan.

Dengan waktu tersisa sekitar satu bulan lagi untuk persiapan memasuki Liga 2 2020 (kick-off 13 Maret 2020), ketersediaan pemain berkualitas akan sangat terbatas mengingat seluruh peserta Liga 2 2020 sudah mulai bergerak.

Digadang-gadang sebagai calon tim yang akan promosi ke Liga 1 musim mendatang karena persiapan yang matang, manajemen Sulut United bergerak cepat dengan mendatangkan penyerang gaek I Made Wirahadi dari tim Liga 1, Bhayangkara FC sebagai pengganti Daud.

Diperkenalkan di Training Camp mereka di Yogyakarta pada Minggu (09/02/2020), Manajer Muhammad Ridho mengatakan, perekrutan I Made Wirahadi merupakan kebutuhan pelatih, untuk menambah kedalaman skuad Sulut United musim 2020.

“Kami merekrut Wirahadi atas rekomendasi Ricky Nelson,” ujar Ridho seperti dilansir dari Tribunnews.

Siapakah I Made Wirahadi?

I Made Adi Wirahadi sejatinya adalah seorang penyerang, tapi fasih juga bermain di posisi gelandang menyerang.

Pemain kelahiran Denpasar, Bali, ini memulai karirnya di klub lokal Perseden (2004-2005) dan pindah ke Persekaba setahun kemudian.

Baca Juga:  Wabah Virus Corona Mengancam Serie A

Berkat ketajamannya selama berkarir di dua klub sebelumnya (Perseden 6 gol, Persekaba 14 gol), Persita Tangerang merekrutnya pada tahun 2007.

Dua musim dihabiskan oleh pemain yang memiliki nama panggilan Binter ini bersama Pendekar Cisadane dengan torehan 11 gol sebelum bergabung bersama Pelita Jaya pada 2009.

Bersama Pelita Jaya (kini Madura United), pemain yang juga anggota Polri aktif ini menemukan dirinya hampa gol.

Binter kemudian menjadi seorang musafir dengan berpindah-pindah klub : Persebaya 1927 (2010-2011, 6 gol), Persijap (2011-2013, 8 gol), Perseru (2014-2015, 4 gol), Persiba (2015-2016, 7 gol), Bali United (2016-2017, 4 gol), PSMS (pinjaman, 2017, 5 gol), PSS (2018, 1 gol), Kalteng Putra (2018, 2 gol), Bhayangkara (2019, tanpa gol), dan kini Sulut United.

Hal yang menarik dari karir pemain ini adalah dia pernah membantu dua klub Liga 2 untuk promosi ke Liga 1, yakni bersama PSMS (2017) dan Kalteng Putra (2018).

Proyeksi di Sulut United

Melihat rekam jejak karirnya yang kenyang pengalaman bermain di Liga 1 dan Liga 2, pemain 37 tahun ini dipastikan tidak hanya sekadar menjadi pemain pelengkap saja di tim Gorango Utara

Baca Juga:  Liga 3 2019 Zona Sulawesi Utara Dimulai

I Made Wirahadi akan bersaing memperebutkan posisi pemain inti bersaing dengan para penyerang yang sudah lebih dahulu bergabung, seperti Ryan Kurnia, Michael Rumere, Elthon Maran, Ilham Fathoni, dan pemain lokal Eksel Runtukahu.

Selain itu, pria bertinggi 1,8 meter ini diharapkan akan menjadi mentor bagi para penyerang muda Sulut United.

Selamat datang di Sulut United, Bli !

Goroho.ID adalah media literasi nirlaba yang berbasis di Manado, Sulawesi Utara, yang menyediakan platform untuk menulis. Kami menyajikan artikel yang ringan, menarik, dan informatif. Selengkapnya tentang kami bisa dibaca di sini

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.