Foxtrot Six, Film Patriotik Indonesia yang Futuristik

0
Foxtrot Six
Sumber gambar: IMDB

Artikel ini mengandung bocoran cerita (spoiler alert)

Buat kalian penggemar film laga, film Indonesia yang satu ini sangat direkomendasikan untuk ditonton.

Penuh dengan adegan beringas, berdarah-darah, bahkan tulang yang patah, tetapi dikemas dalam koreografi yang apik dengan efek kengerian yang mampu membuat ngilu penonton.

Sinopsis

Film yang disutradarai oleh Randy Korompis ini berlatar Indonesia di masa depan yang dikisahkan berhasil menguasai ekonomi dunia, berkat ketahanan dan kekuatan pangan.

Tetapi sayangnya kemiskinan merajalela di sebagian besar wilayah negara Indonesia yang kala itu dikuasai oleh 4 petinggi partai PIRANAS, termasuk presiden yang manipulatif dan korup.

Angga (Oka Antara) adalah anggota dewan yang awalnya menawarkan kerja sama dengan para petinggi Piranas untuk meredam kemarahan rakyat kecil.

Di tengah misinya, Angga diculik oleh The Reform, yang ternyata dipimpin oleh mantan kekasihnya, Sari (Jullie Estelle).

Difitnah oleh Wisnu (Edward Akbar), si pemimpin paramiliter terpercaya partai Pinaras, Angga pun dijadikan buronan sebagai pengkhianat negara.

Project penggulingan pemerintah dan sistemnya pun dimulai. Angga yang bergabung dengan The Reform mulai merekrut tim terbaiknya: Oggi (Verdi Solaiman), Tino (Arifin Putra), Ethan (Mike Lewis), Bara (Rio Dewanto), dan Spec (Chicco Jerikho).

Baca Juga:  Film Hollywood Keren yang Tayang di Bulan Juli 2019

Misi pun dimulai, berenam mereka menyerang Piranas Tower.

Berikut ini adalah beberapa hal penting yang penulis catat tentang film ini:

Plus

  • Ceritanya tidak berliku dan fokus pada satu hal: menjatuhkan presiden dan menggulingkan kekuasaaan partai PIRANAS.
  • Sensasi baku hantam tangan kosong ala Bara (Rio Dewanto) berhasil men-delivery adrenalin kepada penonton (ikutan ngeri coy!).
  • Skenario sangat rapi dan tidak menyimpan pesan tersirat (mungkin karena dialognya dalam Bahasa Inggris).
  • Terdapat banyak pesan moral dan kritis yang sengaja disampaikan dengan gamblang.
  • Prototype Killer Machine yang ditampilkan sangat epik.
  • Karakter assassin dan super dinginnya Spec (Chicco Jerikho) yang bisa dibilang God of War- nya Foxtrot Six, sungguh berhasil membuat saya menjadi pengagum beratnya (totally in love with Spec).
  • Adegan perekrutan para anggota Foxtrot Six, sungguh sangat worth to watch, apalagi dialog dari mamanya Oggi.
  • Edward Akbar sangat sukses memerankan karakter Villain.

Minus

  • Sayang sekali tidak ada waktu yang cukup untuk mengenal para karakter.
  • Beberapa efek CGI masih sangat mudah ditemukan (misalkan saat adegan presiden naik helikopter di helipad, dan di lokasi yang sama Wisnu dan Angga berantem, atau saat Wisnu lagi menatap ke langit ketika Helikopter yang ditumpangi presiden terbang.)
  • Untuk film sekelas Hollywood, rasanya tidak terampuni ketika adegan berdarahnya Oggi masih terlihat palsu.
  • Sebagai karakter pemimpin The Reform, sayang sekali tidak ada adegan laga yang dilakukan oleh Sari (Julie Estelle), apalagi penonton masih ingat benar peran badass-nya di The Raid 2 sebagai Hammer Girl, Alicia.
Baca Juga:  Film Hollywood Keren yang Tayang di Bulan Januari 2020

Akhir dari film ini, membuat para penonton berekspektasi akan adanya sekuel.

Rating

IMDB: 7/10

  • Rating: 21+
  • Genre: Aksi, Drama, Fiksi Ilmiah
  • Sutradara: Randy Korompis
  • Penulis: Randy Korompis
  • Tayang: 21 Februari 2019
  • Durasi: 114 menit
  • Studio: Rapid Eye dan MD Entertainment


Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.