Danau Linow, Pesona Indah Sulawesi Utara

0
Foto Pribadi

Danau Linow merupakan primadona pariwisata Sulawesi Utara belakangan ini. Terletak di kota Tomohon dan hanya berjarak sekitar 25 Km dari kota Manado, menjadikan tempat ini wajib dikunjungi setelah Bunaken.

Kata “Linow” berasal dari bahasa Minahasa “Lilinow” yang berarti tempat berkumpulnya air.

Kota Tomohon, yang merupakan tempat kelahiran pesepak bola terkenal, Mahadirga Lasut, terletak di dataran tinggi yang diapit oleh dua gunung, yakni Mahawu dan Lokon. Gunung Lokon merupakan gunung yang cukup aktif.

Kota ini sangat sejuk dan dipenuhi dengan pemandangan hijau di sepanjang perjalanan. “Kota Bunga” merupakan julukan dari kota dengan  jumlah penduduk sekitar 90.000 jiwa ini.

Danau Linow merupakan danau vulkanik, terlihat dari gas panas yang membuat beberapa titik di tepi danau terlihat mendidih serta bau telur busuk yang cukup menyengat karena kadar belerang yang sangat tinggi.

Seperti danau vulkanik pada umumnya, danau ini juga memiliki beberapa warna, tergantung dari cahaya dan sudut pandang. Umumnya berwarna hijau, kuning kecoklatan, dan biru. Danau Linow terbentuk karena letusan gunung berapi ribuan tahun silam.

Baca Juga:  Pengucapan Syukur Minahasa: Tradisi dan Ajang Kumpul Keluarga

Kalian yang ingin mengunjungi Danau Linow, bisa menggunakan bus penumpang dari Manado, tepatnya di terminal Karombasan . Namun, bus hanya akan mengantar kalian sampai ke depan jalan masuk utama dan kemudian dapat dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 1 Km.

Agar perjalanan lebih nyaman, disarankan menyewa kendaraan dari Manado, entah mobil atau motor.

Kalian bisa dengan mudah menemukan tempat ini dengan memanfaatkan aplikasi Google Maps.

Ada dua tempat yang bisa menjadi pilihan kalian untuk menikmati keindahan danau.

Yang pertama adalah Café dan Restoran D-Linow yang merupakan tempat terbaik untuk menikmati keindahan danau. Tempat ini yang akan ditemui pertama kali dari jalan utama begitu mendekati danau.

Di tempat ini, kalian akan disuguhi dengan banyaknya lokasi untuk berfoto. Beberapa titik untuk berfoto yang instagramable sudah disediakan oleh pengelola tempat ini.

Masuk di tempat ini tidaklah gratis. Kalian butuh merogoh kocek sebesar Rp25.000 untuk tiket masuk yang bisa ditukarkan dengan segelas kopi atau teh. Menu-menu makanan di D-Linow tergolong lengkap, dengan menu favorit yakni paket ikan bakar dan nasi goreng.

Baca Juga:  Semua yang Perlu Ngoni Tahu Tentang Manado Fiesta 2019

Tempat kedua adalah Green Lake Bungalow yang berada di bagian selatan danau dan mengusung konsep café dan penginapan. Menu makanan tempat ini agak kebarat-baratan karena pemiliknya merupakan warga negara asing. Untuk masuk, pengunjung diwajibkan membayar uang sejumlah Rp5.000.

Selain pemandangan danau, kalian juga akan terkesima melihat kelompok-kelompok itik belibis yang hidup di danau dan beberapa di antaranya beterbangan ke sana kemari yang tentunya akan menambah daya tarik.

Penulis sudah beberapa kali mengunjungi danau yang indah ini. Pagi hari merupakan waktu terbaik untuk berkunjung karena biasanya masih sunyi sehingga kalian akan menemukan rasa tentram dan damai yang baik bagi kesehatan mental.

Suasana akan terasa makin lengkap jika ditemani dengan segelas teh atau kopi hitam. Tunggu apalagi, manjo (ayo) ke Sulawesi Utara!

Goroho.ID adalah media literasi nirlaba yang berbasis di Manado, Sulawesi Utara, yang menyediakan platform untuk menulis. Kami menyajikan artikel yang ringan, menarik, dan informatif. Selengkapnya tentang kami bisa dibaca di sini

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.