Barcelona vs Inter Milan, Kembalinya Mauro Icardi ke Rumahnya

0
Icardi
Sumber gambar: thesefootballtimes.co

Kamis (25/10) dini hari waktu Indonesia, Internazionale Milan akan menghadapi Barcelona di Camp Nou, pada matchday 3 Grup B Liga Champions musim 2018/19

Salah satu hal yang paling disesali pada pertandingan ini (sebaliknya mungkin disyukuri pendukung Inter) adalah absennya Lionel Messi karena cedera jari tangan yang dialaminya sewaktu menghadapi Sevilla pada Minggu (21/10) lalu. Sang mega bintang divonis harus menepi selama tiga pekan.

Krisis bek juga tengah melanda Blaugrana dengan cederanya Samuel Umtiti dan Thomas Vermaelen, yang otomatis hanya menyisakan Gerard Pique dan Clement Lenglet di barisan pertahanan.

Di kubu tim kota Milan, dua pemain mereka, Radja Nainggolan dan Ivan Perisic diragukan tampil karena mengalami cedera sewaktu partai derby pada Senin (22/10) lalu. Namun hal ini tidak sebanding dengan Barcelona yang kehilangan Messi.

Rentetan hasil positif tim biru hitam sejauh ini dan absennya sang mega bintang Lionel Messi menjadi topik menarik yang diangkat media. Namun, ada kisah menarik yang menghiasi pertandingan ini, yakni kembalinya si anak nakal, Mauro Icardi, ke rumahnya. Lha, kok bisa?

Ya, Barcelona merupakan klub yang membesarkan pemain bertato yang sejauh ini sudah mengemas 4 gol dan 2 asis di Serie A.

Baca Juga:  I Made Wirahadi, Sang Musafir yang Berlabuh di Sulut United

Romansa Icardi dengan Barcelona (dan Wanda Nara)

Icardi, yang lahir di Kota Rosario, Argentina, 25 tahun silam, sejak berumur enam tahun sudah pindah ke Pulau Canaria yang dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Spanyol. Karier sepakbolanya dimulai dari klub lokal, Vecindario, dan mencetak lebih dari 500 gol selama membela tim tersebut.

Tahun 2007, Icardi resmi mendarat ke Barcelona setelah menolak tawaran dari Real Madrid, Sevilla, Espanyol, Depertivo La Coruna, Valencia, Arsenal, dan Liverpool. Di usia yang baru menginjak 14 tahun, ia masuk dalam tim Barcelona U-17.

Di Barcelona, ia berkesempatan bertemu dengan salah satu kompatriotnya, Maxi Lopez, yang kala itu sedang menikmati masa-masa terbaiknya sebagai pesepakbola. Icardi begitu mengidolai Maxi Lopez sampai hubungan keduanya sudah seperti keluarga.

Dan siapa yang menyangka, Icardi pun jatuh hati dengan istri Lopez, seorang selebritas terkenal Argentina bernama Wanda Nara yang lebih tua enam tahun darinya. Cinta Icardi ini “sayangnya” tidak bertepuk sebelah tangan. Hubungan terlarang ini terbongkar pada tahun 2013 sehingga memicu perceraian antara Wanda dan Maxi.

Baca Juga:  Sulawesi Utara, Mari Sambut Sulut United FC

Satu tahun setelahnya, Icardi dan Wanda menikah. Skandal ini begitu heboh dan masih diperbincangkan sampai saat ini. Bahkan, secara terang-terangan, Maradona menyebut Icardi sebagai sosok pengkhianat dan tak pantas menjadi bagian dari tim nasional Argentina kala itu.

Icardi pun tidak dibawa oleh pelatih timnas Argentina kala itu, Jorge Sampaoli, ke Rusia 2018.

Pujian Icardi pada Messi

Icardi dulu dan sekarang berbeda. Top skor Serie A musim 2017/18 ini selain makin tajam dan kaya visi permainan, juga tumbuh sebagai pria dewasa dan kapten yang dihormati di timnya.

Menghadapi mantan timnya, Icardi berujar, “Sayang sekali Messi absen karena menyenangkan bermain melawan pesepak bola hebat seperti dirinya, yang merupakan salah satu pemain terbaik di dunia.”

“Dia adalah kehilangan besar dan itu berarti kami bisa sejajar karena kami punya kualitas yang dibutuhkan untuk menghadapi mereka,” ucapnya seperti dikutip dari Sport Detik.

Di klasemen Grup B, Inter Milan dan Barcelona sama-sama meraih dua kemenangan dengan tim kota Catalan unggul jumlah selisih gol.

Menarik untuk menantikan sambutan pendukung Barcelona pada Icardi di stadion berkapasitas 99.354 tempat duduk itu. 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.